Di Manggarai, kebun mengikuti pola leluhurIn Manggarai, the garden follows the ancestors' pattern
Di Belang Turi dan Golo Loni, kebun pangan perempuan tidak dibangun dari nol. Ia berdiri di atas cara bertani yang sudah lama dikenal orang Manggarai.In Belang Turi and Golo Loni, the women's food gardens were not built from scratch. They stand on a way of farming the people of Manggarai have long known.
Tim Kebun Pangan PerempuanKebun Pangan Perempuan team20 Oktober 202620 October 2026 · 2 menit baca2 min read

Di Manggarai, kebun pangan perempuan dibangun dengan kearifan lokal yang disebut po'ong. Dalam satu kebun, bumbu dapur, sayur, buah, dan tanaman kayu ditanam secara terpadu. Laporan program Kebun Mama menyebut sistem tradisional Manggarai ini sebagai bentuk “permakultur purba” yang terpadu.In Manggarai, the women's food gardens are built on local know-how called po'ong. Kitchen spices, vegetables, fruit and timber trees are planted together in one garden. The Kebun Mama programme report describes this traditional Manggarai system as an integrated form of “ancient permaculture”.
Kebun-kebun itu juga ditata dengan desain lingko, pola tata lahan adat Manggarai.The gardens are also laid out with a lingko design, Manggarai's customary land pattern.

Belang Turi: kebun di lahan gerejaBelang Turi: a garden on church land
Di Desa Belang Turi, Kabupaten Manggarai, kelompok Betong Asa memadukan keduanya. Kebun mereka dibangun di lahan milik gereja, ditata dengan pola jaring laba-laba, dan sudah dipanen tiga kali. Sebagian hasilnya dibagikan ke posyandu dan gereja. Kelompok ini beranggotakan sekitar dua puluh empat mama.In Belang Turi village, Manggarai Regency, the Betong Asa group brings the two together. Their garden sits on church land, is laid out in a spider-web pattern, and has been harvested three times. Part of each harvest goes to the Posyandu health post and the church. The group has around twenty-four mothers.
Letak kebun ikut menentukan. Karena dekat gereja dan permukiman, kebun mudah didatangi anggota, sekolah, dan warga. Kebun pun cepat berubah dari tempat menanam menjadi tempat belajar.The location matters. Close to the church and the houses, the garden is easy for members, the school and neighbours to reach, and it quickly turned from a place to plant into a place to learn.
Masih ada yang perlu dikejar. Pola tanam belum seberagam yang diharapkan, ternak belum terkelola dengan baik, dan pelatihan kader posyandu terakhir diadakan sepuluh tahun lalu.There is still ground to make up. Planting is not yet as varied as hoped, livestock are not yet well managed, and the last training for Posyandu cadres was held ten years ago.
Golo Loni: kebun di ketinggian seribu meterGolo Loni: a garden a thousand metres up
Golo Loni, di Manggarai Timur, terletak sekitar seribu meter di atas permukaan laut. Dari jalan utama, orang berjalan sekitar dua kilometer melewati hutan untuk sampai ke sana.Golo Loni, in East Manggarai, sits about a thousand metres above sea level. From the main road, it is a walk of about two kilometres through the forest.
Kelompok Wanita Tani Cembes Nai sudah berkebun sejak 2021, dipimpin Mama Mina. Kini kebun mereka menghasilkan aneka sayur, ditambah dua kolam ikan lele dan nila untuk lauk keluarga. Tanahnya subur dan airnya melimpah. Tantangannya datang dari tempat lain: satwa liar yang masuk kebun, musim hujan yang panjang, dan pasar yang jauh.The Cembes Nai women farmers' group, led by Mama Mina, has been gardening since 2021. Their garden now produces a range of vegetables, plus two catfish and tilapia ponds for the family table. The soil is fertile and water is plentiful. The challenges come from elsewhere: wild animals getting into the garden, long rainy seasons, and distant markets.


Laporan program mencatat Golo Loni sebagai contoh kepemimpinan lokal yang kuat dan partisipasi perempuan yang tinggi. Produk olahan dan pasar lokal mulai muncul, dan laporan program mencatat persiapan panen buncis sekitar 100 kilogram untuk memasok dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).The programme report singles out Golo Loni for its strong local leadership and high participation by women. Processed products and a local market are beginning to appear, and the report records preparations for a harvest of around 100 kilograms of green beans to supply a Free Nutritious Meals kitchen (SPPG).
Mengapa pola lama pentingWhy the old pattern matters
Laporan program mencatat revitalisasi po'ong sebagai salah satu praktik baik Kebun Mama. Kebun yang ditanami beragam tanaman sekaligus menghidupkan kembali pangan lokal seperti uwi dan ubi kayu.The programme report lists the revival of po'ong among Kebun Mama's good practices. A garden planted with many crops at once also brings back local foods such as yams and cassava.
Kelompok juga dilatih membuat sendiri pupuk dan pengendali hama dari bahan sekitar, seperti kompos, biochar, pupuk kandang, dan pestisida nabati, dengan prinsip murah, mudah, dan manjur. Tujuannya kebun yang produktif dan tidak bergantung pada bahan kimia dari luar.Groups are also trained to make their own fertiliser and pest control from local materials, such as compost, biochar, manure and plant-based pesticides, on the principle of cheap, easy and effective. The aim is a productive garden that does not depend on chemical inputs from outside.
Kebun leluhur ternyata tidak perlu diajarkan ulang dari luar. Yang dibutuhkan adalah ruang dan waktu untuk merawatnya lagi, bersama-sama.The ancestors' garden, it turns out, does not need to be taught again from outside. What it needs is the space and time to be tended again, together.
Foto: dokumentasi program Kebun Mama.Photos: Kebun Mama programme documentation.
SumberSources
- Laporan program “Kebun Pangan Perempuan: Transformasi dan Perkembangan Program, Kebun Mama di 7 Kabupaten, Nusa Tenggara Timur”: profil Desa Belang Turi, Desa Golo Loni, dan bagian Membudayakan Praktik Baik
- YBLL, 8 Mei 2026: Angin segar dari Belang Turi kala Mama Bambu NTT resmi menjadi penjaga hutan

